Perayaan Budaya Besar untuk Batik diadakan kembali di Yogyakarta. Melanjutkan kesuksesan implementasi pertama, maka sebagai tanggung jawab moral Yogyakarta dengan predikat World World Batik kembali digelar Jogjakarta International Batik Biennale 2018 yang rencananya akan diadakan setiap dua tahun sekali (Biennale). Keberlanjutan ini merupakan konsekuensi positif dari predikat internasional yang selanjutnya akan memperkuat Batik sebagai identitas Indonesia ke dunia melalui Yogyakarta. Pada acara ini, Yogyakarta menjadi pusat batik nusantara di mana juga diharapkan memiliki beberapa pameran Batik dari internasional.

Sebelum acara JIBB 2018 berlangsung, sebelumnya akan diadakan beberapa acara tentang Batik. Acara-acara ini menjadi titik awal yang penting, terutama untuk tingkat nasional, untuk meningkatkan kesadaran akan acara JIBB 2018 di mana penyelenggaraan acara-acara ini merupakan benang merah untuk acara yang akan diadakan di JIBB 2018. salah satu event yang berlangsung yakni gebyar batik.

Akademi Kesejahteraan Sosial “ AKK “ Yogyakarta khususnya program studi Tata Busana ikut memeriahkan Gebyar Batik JIBB 2018 yaitu pada acara “Kompetisi Desain Busana Batik” untuk daerah perwakilan Kota Yogyakarta. Mahasiswa yang mengikuti lomba tersebut terdiri dari Fabiana Dianita, Adilia Suryaningsih, dan Mei Rismawati.

Pelaksanaan lomba yang dilaksanakan pada tanggal 27-29 September 2018 yang bertempat di Taman Sari waktu jam 14.00 WIB. Pada sesi penilaian lomba, karya mahasiswa ditampilkan di atas panggung oleh model yang disediakan oleh pihak panitia.busana yang ditampilkan hanya busana pesta evening, sedangkan untuk busana pesta coctail dipajang pada dressfoam. Pengumuman lomba dilaksanakan pada tanggal 29 September 2018. mahasiswa AKS-AKK Yogyakarta mendapat juara harapan II atas nama Mei Rismawati. Mahasiswa mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan.

Mengikuti lomba JIBB tahun 2018 ini, sangatlah sesuai dengan visi dan misi dari AKS-AKK. Selain itu dengan seringnya mahasiswa mengikuti lomba tentunya akan berdampak pada eksistensi AKS-AKK dikhalayak ramai yang tentu saja akan membuat AKS-AKK Semakin dikenal.