JOGJA – Akademi Kesejahteraan Sosial AKK Yogyakarta menyelenggarakan acara Gelar Karya Cipta Busana 2019 di Grand Ballroom Hotel Eastparc di Jalan Laksda Adisucipto, Jogja, Sabtu (29/6).

Direktur AKS-AKK Dra Prihatin Saraswati MA menyampaikan Gelar Karya Cipta Busana merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa semester enam.”Agar Mahasiswa dapat mengasah ide kreativitas dalam menciptakan karya terbaiknya yang berhubungan dengan karya inovasi dalam bidang busana,” jelasnya.

Saraswati menuturkan, Karya Cipta Busana kali ini mengambil tema Unlimited Cultureyang bermakna budaya yang tak terbatas. Merupakan kolaborasi dari berbagai kain tradisional yang mewakili kekayaan kain lokal di Indonesia sehingga menghasilkan karya etnik kontemporer dengan menampilkan ciri khas etnik Indonesia yang menginspirasi setiap desainer dalam menciptakan karyanya.

Pembantu Direktur 1 Bidang Akademik Nur Wahyuni SPd MPd menjelaskan Gelar Karya Cipta Busana diikuti oleh 20 mahasiswa. Menampilkan busana Casual, Cocktail, dan Evening, mengacu pada tren 2020. Dengan jumlah total karya cipta sebanyak 80 busana. “Karya cipta ini merupakan kegiatan mahasiswa untuk mencapai tujuan kompetensi pada mata kuliah Karya Cipta Busana agar Mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya,” imbuhnya.

Ketua Program Studi Tata Busana Dra Titin Prihatini MPd menjelaskan Gelar Karya Cipta Busana ini menampilkan perpaduan perbedaan warna, motif dan bahan untuk menciptakan keindahan dan keunikan pakaian.”Penyatuan bahan lurik dan shibori dalam satu pakaian menjadi pembuktikan bahwa dua bahan tersebut memiliki kecantikan masing masing yang bila disatukan tetap akan terlihat cantik dan unik,” ungkapnya.

Ketua Panitia Frida Fitriyandini didampingi Nova Handariyani mengatakan Juri kali ini adalah dosen pengampu mata kuliah Tata Busana AKS-AKK Dra Jumariah, Ketua APPMI Jateng Djongko Rahardjo, dan Ketua Balai Batik Jogja Novita Ekarini SST. (*/a11/pra/er)